Arsip Tag: memilih gitar yang baik

PILIH MANA, GITAR 6, 7 ATAU 8 STRINGS?

Pupun dudiyawan with schecter
Pupun dudiyawan with schecter

Gitar, alat musik berdawai yang sangat di gandrungi oleh berbagai usia dan kalangan. Perjalanan yang panjang nya, telah menjadi rangkaian cerita sejarah, dengan berbagai cerita fenomenal, tidak hanya di alami oleh Guitar Hero Dunia, namun sayapun mengalami nya. Di mana gitar telah menjadi bagian perjalanan hidup saya yang kelak ingin anak cucu saya mengenangnya, seperti saya mengenang ayah saya, sebagai sosok yang saya kagumi, yang mengenalkan gitar dan cara bermain nya untuk pertama kali.

Dalam perkembangan nya Gitar telah mengalami evolusi yang menakjubkan, dari segi material, bentuk, warna, hingga rangkain teknologi, yang selalu jadi cerita tersendiri di kalangan para gitaris. Evolusi gitar yang akan saya soroti, adalah penambahan jumlah senar pada gitar.

Dari 6 strings, yang saya kenal, lalu ada 7, sampe 8 strings, bahkan ada yg 9 snar. Tapi saya akan batasi bahas sampe 8 strings saja, karena 9 strings belum begitu populer.

Pertanyaan yang muncul, “gimana cara mainin nya?”, “butuh berapa lama beradaptasi dari 6 ke 7, atau dari 7 ke 8 strings?”. Tak pernah ada jawaban pasti, selain anda harus mencoba nya. Pada dasar nya cara main nya sama saja, hanya tambah senar saja. Itu jawaban simpel saya. Jadi siapapun, bisa memainkan gitar berdawai 7 atau 8 senar, kamu hanya butuh waktu beradaptasi aja. Pepatah ibu saya mengatakan, ‘alah bisa,karena biasa’. ✌

Pertanyaan berikutnya yang sering di tanyakan pada saya, “Gitar mana yang lebih bagus, 6, 7, atau 8 strings?”

Jawaban nya adalah, semua gitar itu bagus selama sesuai dengan kebutuhan lagu dan cocok dengan karakter gitaris nya. Saya pribadi akan pilih Gitar yang sesuai dengan kebutuhan di lagu-lagu di band saya, yang saya mainkan. Jadi pemilihan gitar mana yang akan di pakai, 6, 7, atau 8 strings, harus kembali ke kebutuhan si gitaris nya. Jangan terlalu di dasarkan pada keren atau tidak keren, karena tidak ada hubungan nya. Hanya saja keberadaan 7 dan 8 strings masih di anggap asing bagi beberapa orang, jadi gitaris yang memakai nya masih di kesankan ‘waw’, padahal nanti ketika setiap orang sudah banyak memakai 7 atau 8 strings, tentunya akan di anggap biasa saja.
Jadi jawabannya nya tetap kembali kepada kebutuhan dan karakter sang gitaris. Saran saya, pilihlah gitar yang mampu memenuhi kebutuhan lagu yang di mainkan, dan bisa memperkuat karakter kita dalam bermain gitar.

Saya sendiri secara pribadi kenapa memilih gitar 7 dan 8 strings, karena di dasarkan kebutuhan saya untuk mendapatkan tune yang lebih low dari biasanya orang dengar. Saya berharap dengan tune low, mampu memberikan nuansa dan rasa berbeda di setiap lagu yang saya mainkan. Walau beberapa orang melakukan drop tune dengan gitar 6 strings nya, tapi tetap saja beda sekali yg saya rasakan, saya lebih nyaman memakai Gitar 7 atau 8 strings untuk mendapatkan tune low yang saya inginkan di lagu-lagu saya.

Saat menggunakan gitar 7 strings atau 8 strings, ada tiga tantangan yang harus mampu di atasi sang Gitaris.

Tantangan pertama ukuran neck yang lebih lebar, berbeda dengan ukuran neck biasa pada 6strings, solusinya hanya butuh latihan, adaptasi dan membiasakan diri saja. Terutama berlatih chord.

Tantangan ke dua, masalah artikulasi notasi di nada rendah. Kejelian gitaris dalam dalam mencari artikulasi notasi sangat di butuhkan, supaya tune di senar low tetap terdengar dengan jelas. Ini bisa kita atasi dengan mencari frekwensi low yang di inginkan, tidak mudah memang, karena butuh konsentrasi. Mencari frekwensi low yang pas, memudahkan telinga kita tetap mampu mendengar tune nya secara jelas. Dan yang penting usahakan tidak terlalu tabrakan dengan frekwensi low bass. Proses equalizing sangat di butuhkan

Tantangan ke tiga, kelangkaan senar 7 strings bahkan 8 strings. Menurut info terbaru hanya beberapa toko atau distributor saja yang menjual, itupun hanya dalam jumlah terbatas. Kesulitian ini, saya alami juga. Kadang harus pesan jauh-jauh hari untuk mendapaktan sett senar yang di inginkan.

Sahabat Gitaris, itu saja yang bisa saya sampaikan.

Gitar adalah alat musik paling berpengaruh dalam hidup saya, di antara semua alat musik yang saya kenal. Gitar pula yang selalu mengingatkan saya untuk mengingat betapa perjuangan untuk menjadi seorang musisi yang selalu berkarya itu, tidak mudah. Penuh liku, halang rintang.

Namun di balik itu semua, berjuta keindahan pernah saya jalani bersama si ‘gitar’ ini.

Terimakasih sudah menyempatkan membaca tulisan saya ini. Semoga bermanfaat, mohon maaf bila ada kekurangan, atau kata-kata yang kurang berkenan. Selamat berkarya, dan Sukses! ✌

Saya Pupun Dudiyawan