Arsip Tag: mastering

SYARAT PENTING DEMO LAGU KAMU BISA DITERIMA MAJOR LABEL

Album D'Bandhits

Untuk sahabat yang masih berminat menggunakan perusahaan rekaman major label sebagai pijakan untuk menjual karya atau mempopulerkan band kamu, tentunya ada beberapa sayarat atau kondisi yang harus di penuhi.

Sebelumnya sahabat semua harus maklum, bahwa sebuah perusahaan major label sudah pasti berorientasi bisnis. Jadi jangan harap karya yang tidak bisa di jual atau tidak punya ‘selling point’ akan di terima. So, tanamkan itu di benak anda, sebagai bahan pertimbangan dan pengertian pada sebuah kerjasama dengan perusahaan label rekaman.

Syarat penting demo lagu kamu bisa di terima label rekaman adalah  sebagai berikut;

1.NAMA BAND.

Cari dan pilih nama band yang baik. Kalau perlu nama yang mengandung filosofi bagus, dan belum ada yang pakai. Saran saya, gunakan SEO (Search Engine Optimation) dalam mencari nama band. Misal search di google, untuk mencari tahu apakah nama tersebut sudah ada yang pakai atau belum. Kalau pun muncul di google, cari tahu berhubungan dengan apa. Misal anda berniat memberi nama band Dewa 13, setelah search ternyata nyambung ke Dewa 19, saya sarankan nama itu jangan di pakai. Cari nama yang benar-benar fresh, kalau perlu tidak umum atau baru. Kenapa? Ini akan memudahkan anda membangun nama band menjadi ‘brand’ melalui media sosial, di mana media sosial sudah menjadi bagian dari media promosi yang dahsyat. Intinya cari nama yang begitu di ketik di google maka nama itu akan langsung menjurus ke nama band anda, bukan ke nama band orang lain atau nama produk lain.

2.HISTORY BAND.

History band sangat penting. Di dalam nya ada foto, profile, biografi atau daftar prestasi. Jadi label bisa tahu kalau band kamu memang band serius. Bukan band baru yang masih di ragukan keharmonisan nya dalam berkarya. Foto profile juga jangan di anggap enteng, cari foto terbaik, enak di pandang, namun jangan terlalu banyak rekayasa. Lebih bagus lagi kalau foto band mencerminkan karakter band dan lagu-lagu di dalam nya. Yang pasti jangan sungkan berekspresi. Profil band di buat dan di kemas sebaik mungkin supaya enak di lihat, dan jangan lupa cantumkan nomor kontak band, dan link media sosial band and. Saran saya, profil band jangan cuma kertas print hitam putih satu lembar saja, tapi buat yang unik, sehingga menarik perhatian, membuat penasaran orang untuk mencari tahu dan membaca isinya.

3.LAGU.

Lagu adalah bagian inti dari sebuah demo lagu yang di ajukan. Lagu nya tentu saja harus enak di dengar. Beridentitas, dan berkarakter. Di harapkan punya ciri khas sendiri namun tetap enak untuk di dengar dan di nikmati. Untuk audio nya pun harus mumpuni. Tapi karena ini hanya demo, tentunya tak perlu sebagus hasil rekaman mixing mastering. Walau beberapa label lebih menyukai rekaman yang sudah berkualitas master. Supaya gak nge modal rekaman lagi kali (hehe..kidding..). Untuk label rekaman di Indonesia biasanya lagu-lagu yang mainstream lebih di sukai. Misal, pop, dangdut, poprock, lagu-lagu daerah. Di mana masing-masing genre musik memiliki karakter market nya sendiri. Kembali ke band nya, mau di bentuk seperti apa lagu nya. Intinya di mata sebuah perusahaan rekaman lagu yang bagus itu adalah yang laku di jual.

4.KIRIM DEMO.

Kirim lah demo band anda ke perusahaan major label, bisa via post atau email. Kalau boleh saya sarankan, sebaiknya anda minta kontak orang label nya, buat janji, lalu ketemu langsung di kantor nya. Ini mengantisipasi supaya demo lagu anda tidak jatuh ke tangan yang tak bertanggung jawab. Anda harus yakin benar, bahwa demo lagu band kamu benar-benar sampai di meja orang yang tepat. Persiapkan bahan presentasi yang lengkap, profil band, cd demo lagu, kalau perlu nyalakan laptop anda tunjukan link medsos atau video band anda untuk meyakinkan mereka.

5.SIAP BEKERJASAMA SECARA PROFESIONAL.

Bisa bekerjasama dengan profesional, saling mengerti dan memahami kondisi masing-masing adalah hal yang sangat di harapkan dalam sebuah kerjasama label rekaman. Anggota band harus bisa paham dan mau berkomitmen dengan perjanjian yang di buat. Termasuk menjaga kesatuan band, sebagai bukti komitmen, bahwa band tidak akan bubar atau memutuskan kerjasama sepihak sampai kontrak kerjasama berakhir. Termasuk dalam membuat lagu. Untuk Indonesia, masih ada tradisi di mana pihak label boleh melakukan campur tangan dalam proses pembuatan sebuah lagu. Jadi untuk itu pun harus di pahami, anggap sebagai bagian dari komitmen kerjasama. Kadang malah masih ada major label yang mengusulkan untuk ganti nama, keputusan ada di anggota band. Yang pasti anggota band harus lah pribadi orang-orang yang asik, supel, mudah bergaul, namun apik dalam berkarya. Setelah mempelajari isi kontrak, kalau setuju, maka semua anggota band harus berkomitmen penuh, apapun yang terjadi di tengah perjalanan. Maka bersiaplah menjadi band yang profesional.

Kira-kira itu lah poin dasar pertimbangan sebuah demo lagu bisa di terima label rekaman. Jadi tidak hanya ke materi lagu nya tapi juga ke profil band nya.
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kawan-kawan yang masih berminat memanfaatkan perusahaaan rekaman major label, sebagai partner untuk mempublish karya-karya sahabat semua. Terimakasih.